Desain Lantai Sesuai Tipe Rumah

Lantai merupakan salah satu unsur yang menentukan identitas sebuah rumah. Harga dan jenisnya pun bermacam-macam sesuai dengan desain dan kebutuhan. Secara umum, bahan lantai yang ada di pasaran bisa dibedakan menjadi dua,  yaitu jenis lantai alami dan buatan.Untuk jenis lantai alami bisa berupa kayu, bebatuan yang dipotong seperti marmer, granit dan limestone. Sedangkan keramik, semen dan vinyl masuk pada kategori lantai buatan. Kayu dahulunya merupakan bahan bangunan yang banyak tersedia hingga dapat digunakan pada semua elemen bangunan seperti lantai, dinding atau plafon.

Lantai yang terbuat dari kayu sampai sekarang masih populer untuk digunakan pada rumah tinggal, karena penampilannya yang alami serta mampu memberikan kesejukan pada sebuah ruang. Sifatnya yang fleksibel mampu memberikan suasana klasik, elegan, kontemporer maupun modern. Lantai ini sangat cocok digunakan untuk rumah berdesain natural, alami, tradisional atau desain lantai yang bernuansa etnik.Lantai granit dan marmer umum digunakan untuk alas rumah, lantai jenis ini sangatlah kuat dan tidak getas, oleh karena itu cocok untuk menahan beban yang cukup berat. 

Penampilannya pun sangat mewah dengan bermacam-macam motif serta corak. Namum perawatannya cukup sulit. Granit dan marmer umumnya dipakai untuk tipe rumah mewah dan modern.Jenis penutup lantai yang saat ini populer di Indonesia ialah keramik. Ini karena harganya sangat bervariasi, dari yang termurah, sedang hingga termahal. Warna, Motif serta ukuran keramik pun beragam dari marmer, kayu hingga limestone.

Penerapannya pun saat ini tidak terbatas hanya untuk lantai saja, namun dinding pun tampak lebih indah bila dilapisi dengan keramik. Jenis lainnya ialah Lantai Vinyl. Lantai ini sangatlah praktis untuk merubah tampilan ruangan. Pada bagian bawah ada lem yang mudah ditempelkan pada lapisan plesteran lantai. Jika bosan, Anda tinggal melepasnya dari perekat dan menggantinya dengan motif lainnya. Jenis ini sangat cocok untuk rumah tipe minimalis dan rumah mungil. (NOVA)

Tips Memilih Jenis Ubin Keramik

Tips Untuk Memilih Jenis Ubin KeramikMenentukan jenis dan type ubin keramik yang paling tepat dan cocok untuk rumah adalah yang sesuai dengan kondisi kebutuhan dan fungsi ruang. Ubin keramik merupakan bahan yang mampu bertahan lama dan mudah pewaratannya. Tersedia dalam banyak ukuran, motif, tekstur, bentuk, hingga warna sehingga mudah sekali untuk mengkombinasikannya dengan ruangan yang ada.

Dalam hal pemasangan jenis ubin keramik ini sangatlah mudah pengerjaannya, hampir setiap tukang/pekerja bangunan rumah bisa mengerjakan. Ketelitian dan kesabaran haruslah diperhatikan, ini perlu dipertimbangkan untuk hasil yang baik. Biasanya ubin keramik yang terdapat dipasaran adalah ubin mosaik, ubin quarry, ubin glazed, dan porselin.Ubin Glazed- Tersedia berbagai permukaan yakni glossy, matte, dan kasar (tidak licin). Ubin glazed yang glossy tidak cocok digunakan untuk kamar mandi dan dapur karena akan menjadi licin ketika terkena air.

Bila anda ingin menggunakan untuk kamar mandi, maka ubin glazed yang kasar anti-slip merupakan pilihan yang cocok.Ubin Mozaik.- Tersedia dalam berbagai jenis bahan kaca, hingga keramik. Juga tersedia dalam beraneka motif, pola dan gambar yang kesemuanya ini sangat menarik untuk dilihat tergantung selera.Ubin porselinJenis tahan yang lebih kuat bila dibandingkan dengan jenis yang lain karena proses pembakarannya di temperatur tinggi, sel serta pori-pori jenis ini sangatlah rapat sehingga lebih kedap air. Cocok digunakan untuk dinding kamar mandi, kolam renang atau bak mandi.Ubin QuarryJeni keramik ini dibuat dari campuran tanah liat, dan berwarna natural pada umumnya, misalnya merah hati, merah tuan,abu-abu, cream, coklat.

Warna tersebut berasal dari warna tanah liat dan tergantung pada suhu pembakaran. Pori-pori jenis ini besar sehingga mempunyai daya serap lebih tinggi. Tentunya tidaklah cocok untuk dapur karena akan menimbulkan noktah atau noda bila terkena kotoran.Dengan berpedoman pada kelebihan dan kekurangan dari jenis ubin di atas, maka anda tentunya bisa menentukan sendiri jenis-jenis mana yang cocok untuk sebuah ruangan. Itu semua adalah faktor kunci ketika menentukan untuk memilih lantai keramik. Lantai keramik yang baik dapat bertahan berabad-abad, maka pilihan harus dibuat hati-hati, karena investasi keramik dapat setua umur rumah itu sendiri.

Disamping berpedoman pada artikel ini, anda juga masih perlu berkonsultasi dengan penjual keramik mengenai jenis keramik yang cocok untuk “rumah nyaman” anda. Harga biasanya menjadi pertimbangan di setiap proyek, dan harga ubin keramik dapat berada dalam jangkauan atau sangat mahal. Maka Baik kalau Anda melakukan survey dari beberapa suppliers, karena perbedaan jenis keramik, maka harganya dapat bervariasi dari satu toko ke toko lain, dari satu merk ke merk lain.

Tips Memilih Material Lantai

Beberapa faktor turut mendukung sebuah desain interior untuk terlihat menarik. Selain langit-langit dan dinding, tentunya lantai merupakan aspek yang sangat penting untuk diperhatikan. Kadang untuk mempermudah proses pengerjaan sebuah interior, semua ruang yang ada di dalam rumah  menggunakan bahan lantai yang sama.

Padahal  sesungguhnya, memilih material lantai seperti keramik atau granit haruslah sesuai dengan fungsi serta apa saja yang ada di ruang tersebut nantinya. Bukan itu saja, namun luasan serta konsep yang akan diinginkan juga sangat menentukan dalam pemilihan material lantai untuk sebuah ruangan.“Misalnya rumah klasik. Pilihan lantai yang paling cocok adalah lantai marmer dengan warna netral seperti, cream. Sedangkan untuk desain rumah modem serta minimalis, lebih cocok menggunakan lantai dari bahan granit.

Alasannya adalah, corak granit yang berbintik-bintik kecil, lebih sederhana dibandingkan dengan corak urat pada marmer yang tentunya lebih besar.Selain konsep ruang yang ditentukan, pertimbangan lain adalah fungsi sebuah ruang. Contohnya adalah kamar anak-anak, paling aman menggunakan lantai yang dilapisi karpet. Teksturnya yang tidak terlalu keras bisa dan bisa lebih mengurangi resiko jika suatu saat anak terjatuh. Sayangnya, Indonesia tergolong tropis dan karpet tidaklah efisien karena mudah lembab dan menyerap debu.

Maka jika anda suka, alternatifnya lainnya adalah papan kayu, parkit, ataupun vinyl.Faktor lain yang perlu  kita perhatikan adalah pemanfaatan ruang. Artinya aktivitas yang ada di ruang tersebut melibatkan air atau tidak. Untuk area yang kering biasanya tidak butuh lantai khusus. Sementara untuk area basah, pilihlah material yang nonpolish atau tidak dipoles. Ini bisa dilihat dari tekstur yang kasar dan warnanya tidak terlalu mengkilap. “Kalau area kering dan basah berdekatan, maka bisa kita gunakan bahan yang sama, tapi salah satu ruangan polish, sementara ruangan yang satunya tidak.Untuk ruang di lantai 2 yang aktivitasnya cukup padat, pemilihan material lantai haruslah lebih cermat.

Suara langkah seseorang di lantai dua bisa menjadi sangat mengganggu penghuni di bawahnya. Kayu merupakan material yang berbunyi dan mengganggu ketika ada orang melangkah di atasnya. Karena itu, hindarilah menggunakan material kayu, sebisa mungkin gunakan materal yang berbasis beton dan jika perlu dilapisi karpet.Lantai dari bahan kayu perawatannya sangatlah sulit. Oleh karena itu tidak disarankan menggunakan lantai dari bahan ini untuk ruang dengan aktivitas cukup tinggi. Ini bisa diakali dengan parkit kayu yang mempunyai corak mirip seperti serat kayu, tapi lebih mudah untuk dirawat. “Yang paling mudah perawatannya tentu keramik. Apalagi, saat ini terdapat motif keramik menyerupai serat kayu.

Marmer dan granit juga harus dipoles ulang setiap beberapa tahunnya.Pembedaan material lantai, juga bisa membantu pemisahan ruang baik berdasarkan fungsi maupun konsep. Kita ambil contoh untuk ruang keluarga dan ruang makan yang sering digabungkan. Kedua ruang ini dapat menggunakan lantai dengan bahan yang sama tapi dengan warna berbeda. Atau, sebaliknya. Juga bisa dengan permainan pola. Yakni, dengan cara menambahkan border alias garis tepi atau batas dengan bahan yang sama tapi beda warna. Border lantai ini bisa disesuaikan dengan selera serta kreatifitas sang arsitek atau keinginan pemilik.

Marmer - Definisi, Ciri dan penggunaan

Marmer (Marble) adalah batuan metamorf terdiri dari mineral karbonat yang mengkristal kebanyakan kalsit dan dolomit. ahli geologi menggunkan kata marmer untuk merujuk pada batuan kapur bermetamorfosis. namun tukang batu menggunakan istilah yang lebih luas. Marmer umumnya digunakan sebagai bahan bangunan dan kerajinan seperti patung, prasasti dan lain sebagainya.

Secara Bahasa kata Marmer berasal dari bahasa yunani yaitu Marmaron dari asal kata marmaros, batu bersinar, batu kristal, mungkin kata kerja marmairo, berkilau atau bersinar. ini juga merupakan dasar untuk kata marmer dalam bahasa inggris marmoreal yang berarti seperti marmer.

Berdasarkan ciri fisik marmer adalah batuan yang dihasilkan dari metamorphosis batuan karbobat sedimen, paling sering kapur dolomit atau rock. metamorfosis menyebabkan rekristalisasi dari butiran karbonat asli. Batu marmer yang dihasilkan biasanya terdiri dari sebuah mosaik kristal karbonat. Tekstur sedimen primer dan struktur batuan karbonat asli (protolith) yang biasanya sudah diubah atau dihancurkan.

Marmer putih yang murni adalah hasil dari metamorfosis dari (silikat) dangat murni batu kapur atau dolomit protolith. Karakteristik dan vena banyak jenisnya dan motifnya karena marmer terkena kotoran berbagai mineral seperti tanah liat, pasir, oksida besi dan rijang yang pada awalnya hadir sebagai butir atau lapisan dalam batu kapur.

Warna hijau pada batuan marmer itu sering di sebabkan oleh serpentin yang di hasilkan dari batu kapur dan magnesium awalnya tinggi atau dolostone dengan kotoran silika. kotoran ini telah di mobilisasidan rekrsitalisasi oleh tekanan intens dan panas metamorfisme tersebut.

Marmer biasanya di gunakan sebagai kerajinan seperti prasasti marmer dan patung marmer. Marmer Putih telah digunakan dalam patung berharga sejak jaman klasik. Preferensi ini harus digunakan dengan kelembutan, isotopi relatif dan homogenitas, dan resistensi relatif terhadap penghancuran. Juga indeks bias rendah kalsit memungkinkan cahaya untuk menembus beberapa milimiter kebatu sebelum tersebar keluar, sehingga tampilan dari karakteristik lilin memberi "hidup" dari patung marmer yang dibuat. selain itu marmer juga digunakan sebagai bahan dalam konstruksi bangunan baik interior maupun ekstrior seperti lantai, dinding dan lain-lain.

Marmer Lokal dan Impor

Penggunaan marmer atau batu pualam tersebut biasa dikategorikan kepada dua tipe yaitu tipe ordinario dan tipe staturio. Tipe ordinario biasanya digunakan untuk  pembuatan tempat mandi, meja-meja toilt, lantai / tegel, dinding dan sebagainya, sedangka tipe staturio sering dipakai untuk seni pahat dan patung (Asril, 1994). Untuk tegel, dinding dan meja memerlukan diameter yang besar dan kualitas yang sangat baik dalam artian sedikit sekali adanya retakan dan kandungan minerl bijihnya, sehingga akan menimbulkan kesan dingin walaupun kena sinar matahari sekalipun.

Sebagai bahan galian yang mempunyai nilai jual tinggi karena rona yang sangat indah, artistik, dan aspek kuat tekan dan geser yang tinggi menjadikan bahan galian ini mempunyai pangsa pasar yang  relatif tinggi hingga pada pasar menengah.   Sejak zaman dahulu kala marmer sudah memiliki pasar yang baik, sehingga perburuan ke lokasi-lokasi penghasil marmerpun cukup tinggi. Italia merupakan negara pengahsil marmer yang sangat terkenal di dunia, walaupun pada kenyataannya bahanbaku marmer itu sendiri bukan asli dari Italia tetapi dari negara-negara lainnya yang dimasukan terlebih dahulu ke Italia. Marmer dari luar tersebut diproses terlebih dahulu di Intalia yang kemudian dikemas sedmikian rupa dan dipasarkan dengan merek Italia.

Pasar marmer atau batu pualam yang sempat kandas saat krisis melanda kini mulai membaik. Meski dari kualitas pengolahan marmer lokal masih kalah dengan polesan produk impor, namun dari sisi penjualan marmer lokal lebih baik. Produk lokal dengan impor memang tidak beda jauh seperti dari segi ornamen. Namun, harga marmer lokal lebih murah dibanding dengan yang impor. Oleh karena itu rata-rata konsumen menyukai produk lokal karena selain lebih murah ornamen yang disuguhkan juga hampir sama.  Jika belum cukup jeli, sulit untuk membedakan antara marmer lokal dan impor.

Pada umumnya marmer lokal berwarna terang, sedangkan yang impor warnanya agak gelap, seperti warna coklat. Tetapi, tidak berarti seluruh marmer impor berwarna gelap. Karena marmer yang asal China juga memiliki warna yang hampir sama dengan marmer lokal, seperti warna krem.   Secara fisik akan nampak jelas dari aspek pori-porinya, dimana marmer impor memiliki pori-pori yang rapat sedangkan marmer lokal kurang rapat. untuk mengetahui pori-pori marmer tersebut rapat atau tidakcukup dengan menyiramkan air pada bagian atas marmer, dan jika meninggalkan bekas basah walau telah dilap dengan kain kering, berarti pori-pori marmer tersebut besar (Mega Sari, Kompas, 2002).

Proses Pembentukan Marmer

Marmer umumnya tersusun atas mineral kalsit atau kalsium karbonat (CaCO3) dengan kandungan mineral minor lainya yaitu kuarsa, mika, klorit, tremolit, dan silikat lainnya seperti graphit, hematit, dan limonit. Nilai komersil marmer bergantung kepada warna dan tekstur.
Marmer yang berkualitas sangat tinggi adalah marmer yang berwarna putih jernih, sebab kandungan kalsitnya lebih dari 90%. Marmer yang berwarna abu-abu dihasilkan dari kandungan grapit pada batuan tersebut, pink dan merah akibat adanya kandungan hematit,  kuning dan krem sebagai pengaruh dari kandungan limonit. Berdasarkan besar butirannya, marmer bisa bertekstur halus hingga kasar. Sifat lainnya yang berpengaruh terhadap kualitas marmer adalah porositas, kekuatan regangan, dan ketahanan terhadap pengaruh suhu dan cuaca.

Marmer merupakan bahan galian yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat luas, bahkan cukup gencar pula muncul ke permukaan yang menimbulkan sensasi pencarian marmer yang dapat tembus cahaya dengan harga penawaran sangat menggiurkan, walaupun hanya sebatas orang per orang dan diliputi misteri, hobi, dan aspek mistik lainnya.

PROSES PEMBENTUKAN

Marmer atau dikenal pula dengan sebutan batu pualam adalah batuan hasil proses metamorfosis atau malihan dari batuan asalnya yaitu batu kapur atau dolomit. Pengaruh temperatur dan tekanan yang dihasilkan oleh gaya endogen menyebabkan terjadinya kristalisasi kembali pada batuan tersebut membentuk berbagai foliasi mapun non foliasi.

Akibat rekristalisasi tersebut akan menghilangkan struktur asal batuan tersebut, sehingga membentuk tekstur baru dan keteraturan butir. Pembentukan mineral ini di Indonesia yang sudah ditemukan adalah sekitar 30 – 60 juta tahun yang lalu atau berumur Kwarter hingga Tersier.

Marmer akan selalu berasosiasi keberadaanya dengan batu gamping. Setiap ada batu marmer akan selalu ada batu gamping, walaupun tidak setiap ada batu gamping akan ada marmer. Karena keberadaan marmer berhubungan dengan proses gaya endogen yang mempengaruhinya baik berupa tekanan maupun perubahan temperatur yang tinggi. Di Indonesia penyebaran marmer tersebut cukup banyak.

PERTAMBANGAN

Untuk mengetahui besarnya cadangan suatu tubuh marmer maka biasanya dilakukan eksplorasi geofisika agar diketahui baik penyebaran horizontal maupun vertikal, kemudian dibuat sumur uji dan pengeboran untuk mengetahui  ketebalan lapisan. Untuk mengetahui kualitas marmer di suatu lokasi maka diambil sampel yang diuji di laboratorium baik fisika maupun kimia, secara mikroskopis.

Sebelum keluar teknologi baru,  penambangan marmer dilakukan dengan 2 tahapan yaitu:

Land clearing (pengupasan), yaitu kegiatan pengupasan lapisan tanah dengan menggunakan buldozer dan ekskavator untuk menggali tanah yang menutupi tubuh batuan guna menyiapkan kegiatan penambangan.
Kegiatan produksi, yaitu proses pemolaan, pemboran, pemahatan, dan seleksi tiap blok dan mengangkutnya ke lokasi pengolahan selanjutnya.

Biasanya pemboran dilakukan dengan mengebor vertikal sampai kedalaman 110 cm pada sisi panjang dengan ukuran 260 cm dan sisi lebar (mendatar) sebesar 135 cm (Asril Riyanto, 1994). Sedangkan pemahatan mendatar dimaksudkan untuk melepas blok dengan ukuran standar 260 x 110 x 135 cm. Kegiatan tersebut dibantu dengan alat angkat/tarik, alat dorong, serta alat angkut. Setelah muncul teknologi baru yaitu dengan menggunakan alat pengerat bermata diamond, maka segala kegiatan eksploitasi dilakukan di lokasi marmer tersebut berada. Untuk tahap awal dilakukan pemolaan diameter batu yang akan dibelah dan dipotong, selanjutnya dibor sampai kedalam tertentu lalu dilakukan pengeratan tersebut.

Pengolahan merupakan proses kegiatan memperhalus produk hingga menjadi produk yang siap dipasrkan. Adapaun kegiatan tersebut adalah sebagai berikut:

Untuk yang masih menggunakan teknologi lama maka blok batu pualam berukuran ( 260 x 100 x 135 ) cm  digergaji menjadi lempengan-lempengan denganketebalan rata-rata 1,8 sampai 2 cm.
Lempengan batu pualam tersebut kemudian dipotong menjadi barang setengah jadi, sesuai ukuran-ukuran standar pesanan.
Barang setengah jadi tersebut kemudian digerinda dua tahap dan kemudian disempurnakan atau ditambal dan dipoles pada lapisan-lapisan yang berlubang hingga akan dihasilkan marmer yang mengkilap.

PERKEMBANGAN

Marmer pada saat ini masih merupakan barang mewah, kecuali untuk  ukuran yang kecil-kecil sebagai souvenir. Marmer atau batu pualam yang mengkilap biasanya dijadikan salah satu ciri fisik kemewahan sebuah bangunan dan rumah. Kemewahan marmer belum ada yang menandingi karena kualitasnya yang baik dibandingkan produk lantai atau dinding dari bahan lain.

Dilihat dari sisi pembiayaan, membuat lantai dari marmer harus menyiapkan dana yang tidak sedikit. Hanya orang yang memiliki dana berlebih saja yang mampu membelinya, guna menghiasi gedung atau rumah mewah mereka.

Perkembangan yang sangat mencolok adalah dari segi penambangannya, karena saat ini telah lebih simple yaitu dengan menggunakan teknologi  mutakhir. Sedangkan prospek ke depan untuk marmer masih dalam pangsa pasar yang masih terbatas di kalangan menengah sampai kalangan atas, kecuali hanya untuk souvenir yang kecil – kecil saja masih dapat dijangkau oleh kalangan menengah ke bawah.

Iis Marmer & Granit

Iis Marmer & Granit adalah Distributor Batu Marmer dan Granit alam di Indonesia. Kami Distributor marmer lokal dan impor, menyediakan kebutuhan Marmer dan Granit rumah anda. Untuk pemasangan lantai, dinding, top table kitchen, wastafel, dan lain-lain. Melayani pengiriman dalam luar kota.

Kami selalu berkomitment menyediakan batuan Marmer dan Granit dengan kualitas terbaik untuk Para pelangan, Kami telah bekerjasama dengan perusahaan-perusahan besar Marmer dan granit baik dalam negeri dan luar negeri.

Mulai dari Marmer atau Granit Lokal sampai Impor kami akan sediakan untuk permintaan pelanggan, yang kami pastikan kualitasnya terbaik. Sesuai dengan Misi perusahaan Kami :

  • Memberikan pelanggan Marmer dan Granit dengan kualitas terbaik
  • Pengiriman yang tepat waktu, dengan material dan jumlah yang sesuai dalam pesanan
Saat ini Iis Marmer & Granit sudah mempunyai kantor pemasaran di Jakarta dan bekerjasama dengan perusahan marmer dari dalam maupun luar negeri. Unit Produksi yang terintegrasi untuk Marmer dan Granit, menggunakan mesin-mesin Modern dari Italia seperti Mesin Gangsaw, Block Cutter, Resine Line, untuk Stab dan Tile. Kami juga bersedia untuk konsultasi tentang pemakain Marmer dan granit.